Bidang Bina Jasa Konstruksi


Bidang Bina Jasa Konstruksi mempunyai tugas melaksanakan kebijakan pembinaan jasa konstruksi, menyebarluaskan peraturan perundang-undangan jasa konstruksi, pengembangan sistem informasi jasa konstruksi, penelitian dan pengembangan jasa konstruksi, pengembangan SDM bidang jasa konstruksi melalui pelatihan, bimbingan teknis dan penyuluhan, pengkajian dan peningkatan kemampuan teknologi jasa konstruksi, pengaturan dan pengawasan tentang pemanfaatan ruang milik jalan, pengawasan tata lingkungan yang bersifat lintas kabupaten/kota, pengawasan sesuai kewenangan agar terpenuhinya tertib penyelenggaraan pekerjaan konstruksi, pemberdayaan dan pengawasan terhadap peran serta masyarakat konstruksi, serta pembinaan usaha jasa konstruksi.

        Bidang Bina Jasa Konstruksi mempunyai fungsi:

a.    pengaturan penyusunan rencana teknis dan program pengembangan jasa    konstruksi jalan, jembatan, gedung dan bangunan;

b.    pengaturan penyusunanan dan pengesahan rencana teknis terhadap pengumpulan data teknis jasa konstruksi;

c.    penyusunan program pengembangan sumber daya manusia bidang jasa konstruksi;

d.    pengaturan penyusunan rencana bantuan pengawasan teknis jasa konstruksi;

e.    pengaturan monitoring, evaluasi dan pelaksanaan jasa konstruksi jalan, jembatan, gedung dan bangunan;

f.     pengaturan teknis tata cara penilaian kualitas dan mutu pekerjaan kontraktor dan konsultan; dan

g.    pengaturan dan pengawasan perizinan atas pemanfaatan ruang milik jalan.

 

Seksi Jasa dan Teknik Konstruksi


Seksi Jasa dan Teknik Konstruksi mempunyai tugas menyiapkan bahan program pembinaan, pengaturan dan pengesahan rencana teknis, bimbingan, pengembangan teknis konstruksi pengaturan monitoring, evaluasi dan pelaporan pembinaan teknis jasa konstruksi, serta pemberdayaan pesan serta masyarakat konstruksi.

Rincian tugas Seksi Jasa dan Teknik Konstruksi adalah sebagai berikut:

a.    melaksanakan dan menyiapkan bahan rencana teknis, dan program pembinaan, serta pengembangan teknis konstruksi;

b.    melaksanakan dan menyiapkan bahan rencana teknis dan program bimbingan teknis SDM bidang jasa konstruksi;

c.    melaksanakan dan menyiapkan bahan rencana teknis dan program pembinaan teknis pelaksana uji mutu konstruksi;

d.    melaksanakan dan menyiapkan bahan rencana teknis program pembinaan bagi peningkatan peran serta masyarakat dan swasta dalam penerapan jasa konstruksi;

e.    melaksanakan dan menyiapkan bahan koordinasi penyusunan laporan hasil monitoring dan evaluasi terkait pembinaan jasa konstruksi; dan

f.     melaksanakan tugas lain bidang jasa konstruksi yang diberikan atasan.

 

Seksi Kemitraan


Seksi Kemitraan mempunyai tugas menyiapkan pelaksanaan dan pengawasan kemitraan dan bidang teknis terhadap pelaksanaan pemberdayaan jasa konstruksi serta peningkatan peran serta masyarakat konstruksi.

Rincian tugas Seksi Kemitraan adalah sebagai berikut:

a.    melaksanakan dan menyiapkan bahan pembinaan terhadap pelaksanaan kemitraan;

b.    melaksanakan dan menyiapkan bahan untuk pengumpulan, mengolah dan menyusun bahan pola kemitraan antar instansi yang menangani inventarisasi kemitraan jasa konstruksi;

c.    melaksanakan koordinator dalam mempersiapkan bahan untuk mengolah dan menganalisis data perusahaan dalam rangka dukungan dan kerjasama kabupaten/kota dalam bidang jasa konstruksi;

d.    melaksanakan dan menyiapkan bahan inventarisasi kemitraan;

e.    melaksanakan dan menyiapkan bahan evalusi kemitraan yang sudah terjadi;

f.     melaksanakan dan menyiapkan bahan pemantauan dan evaluasi pembinaan dan pengembangan pelaksanaan kemitraan;

g.    melaksanakan dan menyiapkan bahan koordinasi dalam hal penyusunan kebijaksanaan dan program pelaksanaan, pemantauan dan alokasi atau pengendalian umum terhadap kemitraan;

h.    melaksanakan dan menyiapkan kemitraan dalam rangka mendukung pendidikan, pelatihan dan bimbingan teknis Bidang Jasa Konstruksi;

i.      melaksanakan dan menyiapkan serta menyebarluaskan bahan informasi tentang pelaksanaan kemitraan jasa konstruksi; dan

j.      melaksanakan tugas lain bidang jasa konstruksi yang diberikan oleh atasan.

 

Seksi Pemanfaatan Ruang Milik Jalan


Seksi Pemanfaatan Ruang Milik Jalan mempunyai tugas menyiapkan pelaksanaan dan pengawasan serta bimbingan teknis terhadap pemanfaatan ruang milik jalan yang terletak di jalan provinsi dan/atau jalan nasional. 

Rincian tugas Seksi Pemanfaatan Ruang Milik Jalan adalah sebagai berikut:

a.    melaksanakan dan menyiapkan bahan rencana teknis untuk melindungi keselamatan pengendara dan pemakai jalan lain akibat pemanfaatan ruang milik jalan yang terletak di jalan provinsi dan/atau jalan nasional;

b.   melaksanakan dan menyiapkan bahan rencana teknis untuk mewujudkan ketertiban, kenyamanan berkendara dan keindahan akibat pemanfaatan ruang milik jalan yang terletak di jalan provinsi dan/atau jalan nasional;

c.    melaksanakan dan menyiapkan bahan rencana teknis untuk menjaga kondisi jalan dan kerusakan akibat pemanfaatan ruang milik jalan yang terletak di jalan provinsi dan/atau jalan nasional yang tidak sesuai dengan kebutuhan yang diperkenankan;

d.   melaksanakan dan menyiapkan bahan rencana teknis dan administrasi untuk persyaratan rekomendasi perizinan atas pemanfaatan ruang milik jalan yang meliputi penggalian dan/atau pemotongan jalan untuk penanaman jaringan pipa, kabel, pemasangan tiang dan/atau bangunan utilitas lainnya di atas ruang milik jalan yang terletak di jalan provinsi dan/atau jalan nasional;

e.    melaksanakan dan menyiapkan bahan rencana teknis pelaksanaan dan pengawasan pemanfaatan ruang milik jalan yang terletak di jalan provinsi dan/atau jalan nasional;

f.     melaksanakan dan menyiapkan bahan koordinasi lintas kabupaten/kota dan instansi terkait dalam pemanfaatan ruang milik jalan yang terletak di jalan provinsi dan/atau jalan nasional;

g.    melaksanakan dan menyiapkan serta menyebarluaskan bahan informasi tentang pemanfaatan ruang milik jalan yang terletak di jalan provinsi dan/atau jalan nasional;

h.   melaksanakan dan menyiapkan bahan untuk penyusunan laporan hasil monitoring dan evaluasi terkait pemanfaatan ruang milik jalan yang terletak di jalan provinsi dan/atau jalan nasional; dan

i.     melaksanakan tugas lain yang diberikan atasan.