Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR) Provinsi Lampung menyelenggarakan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan dalam rangka pencapaian Visi Pembangunan Jangka Menengah Provinsi Lampung tahun 2015-2019 yaitu:

 

"Lampung Maju dan Sejahtera 2019"

 

Untuk mencapai Visi Provinsi Lampung tersebut, maka Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR) Provinsi Lampung dalam penetapan tujuan dan sasaran pembangunan yang akan dicapai dalam 5 (lima) tahun yang akan datang berpedoman kepada Misi ke-2 Pembangunan Jangka Menengah Provinsi Lampung Tahun 2015 - 2019, yaitu dengan:

 

"Meningkatkan Infrastruktur Untuk Pengembangan Ekonomi Dan Pelayanan Sosial"

 

Misi ini adalah upaya untuk mengembangkan dan meningkatkan kualitas infrastruktur guna pengembangan ekonomi daerah dan pelayanan sosial. Melalui misi ini mulai diletakkan dasar pembangunan infrastruktur dasar dan pengembangan infrastuktur skala tinggi yang bersifatvisioner, fungsional, sekaligus monumental. Pembangunan infrastruktur yang dimaksud juga meliputi pengembangan cakupan infrastruktur (transportasi, darat, air, sungai, dan udara, energi, dan telematika) yang berorientasi pada pengembangan ekonomi lokal dalam bingkai pembangunan ekonomi nasional. Pembangunan infrastruktur ini diorientasikan untuk menarik investasi (dalam dan luar negeri) lebih lanjut dalam rangka pengembangan daerah secara keseluruhan serta untuk meningkatkan pelayanan sosial bagi kebutuhan dasar masyarakat.

 

Dalam mendukung pelaksanaan misi diatas, Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR) tahun 2015 – 2019 senantiasa memperhatikan arahan yang sudah ditetapkan di dalam tujuan pembangunan Provinsi Lampung di bidang infrastruktur, yakni dengan meningkatkan kuantitas dan kualitas prasarana, sarana dan utilitas dasar wilayah.

 

Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang "

 

Tujuan dan Sasaran Pelayanan Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR) kepada Sasaran Pembangunan Jangka Menengah Provinsi Lampung di bidang infrastruktur sesuai dengan tugas pokok dan fungsi organisasi, antara lain:

1.     Tersedianya sarana / prasarana dan sarana transportasi yang handal, terintegrasi dengan sistem transportasi nasional untuk mendukung pergerakan orang dan barang.

2.     Terwujudnya tata ruang wilayah sesuai arah pemanfaatan ruang nasional, provinsi dan kabupaten / kota.

 

Selain memperhatikan arahan yang sudah ditetapkan di dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Lampung, tujuan dan sasaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR) Provinsi Lampung juga memperhatikan identifikasi dan analisis permasalahan internal pada tubuh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR), utamanya dalam hal peningkatan kualitas sarana dan prasarana serta profesionalisme sumber daya aparatur untuk mendukung program-program  pembangunan infrastruktur dalam periode 5 (lima) tahun yang akan datang.

 

Tujuan yang akan dicapai Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR) terkait bidang jalan dan jembatan berdasarkan arahan/misi Pembangunan Jangka Menengah Provinsi Lampung tahun 2015 – 2019 adalah sebagai berikut:

 

1.    Meningkatkan kondisi kemantapan jalan provinsi.

2.    Meningkatkan persiapan dan penanganan gangguan infrastruktur akibat bencana.

3.    Meningkatkan pembinaan sistem pengelolaan data dan informasi kebinamargaan serta komunikasi publik.

4.    Meningkatkan kualitas dan kapasitas kelembagaan dan jasa konstruksi.

5.    Mewujudkan aksesibilitas dan konektivitas daerah untuk mendukung kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Lampung.

6.    Meningkatkan kualitas penyelenggaraan pelayanan pemerintah.

7.    Meningkatkan keterpaduan pemanfaatan ruang wilayah provinsi dan kabupaten/kota dalam rangka keselarasan arah pembangunan.

 

Sasaran yang akan dicapai dari tujuan-tujuan tersebut Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR) terkait bidang jalan dan jembatan berdasarkan arahan/misi Pembangunan Jangka Menengah Provinsi Lampung tahun 2015 – 2019 adalah sebagai berikut:

 

1.    Meningkatnya kemantapan jalan provinsi sebesar 85 %.

2.    Terpeliharanya kondisi kemantapan jalan provinsi yang sudah berada dalam kondisi baik dan sedang.

3.    Meningkatnya pembangunan saluran drainase/ gorong-gorong untuk mendukung 85% kondisi mantap jalan.

4.    Tertanganinya gangguan infrastruktur jalan akibat bencana.

5.    Meningkatnya kualitas prasarana, sistem pengelolaan data, informasi jalan dan jembatan.

6.    Meningkatnya kualitas ketersediaan data dan informasi kondisi jalan dan jembatan.

7.    Meningkatnya kualitas dan kuantitas sarana dan prasarana kebinamargaan yang memadai.

8.    Meningkatnya kapasitas dan kinerja pelayanan jasa konstruksi.

9.    Terwujudnya aksesibilitas dan konektivitas di seluruh daerah.

10. Meningkatnya koordinasi dan kualitas pelayanan administrasi pemerintah.

11. Meningkatnya perkembangan sistem pelaporan capaian kinerja dan keuangan.

12. Meningkatnya kualitas sarana dan prasarana pendukung.

13. Meningkatnya kualitas Sumber Daya Aparatur yang disiplin dan profesional.

14. Terselenggaranya pengaturan, pembinaan, pelaksanaan, pengawasan, koordinasi dan kerjasama dalam penyelenggaraan penataan ruang dalam rangka keterpaduan program tata ruang sesuai ketentuan dan standar yang ditetapkan.